Pr1ngles’s Blog


Kultur Sangjit…
April 21, 2009, 3:46 am
Filed under: Uncategorized

Hi Readers,

Gimana kabarnya? Gimana kabar weekend kemarin? Mudah2an ok ya, mine was awesome, we went to this Chinatown area where we can see everything about chinese culture. Well sound fun, it is fun, we went to this place called “Toko Ceria”, kita kesana karena mau beli alat-alat untuk acara sangjit ato yang biasa disebut sesrahana, biasanya ini adalah bagian dari kultur yg telah mendarah daging di antara kita. Ada beberapa keluarga yg mungkin melewatkan acara ini dan ada juga yang mau tetap melangsungkan acara ini karena bagian ini adalah bagian yg bisa memperkuat kultur. Memang betul juga klo dibilang seperti itu, karena acara seserahan ini memang sudah lama dilakukan dan juga dilakukan dari berbagai macam adat. Setiap adat mempunyai tata cara yg berbeda namun ujung-ujungnya tetap sama juga, misalnya tata cara seserahan adat Cina :

Sangjit biasanya diadakan antara 1 bulan sampai satu minggu sebelum acara resepsi pernikahan dan berlangsung siang hari antara pukul 11.00—13.00. Sebelum keluarga calon pengantin pria memutuskan barang apa uang akan dibawa, sebaiknya didiskusikan bersama pihak pengantin wanita. Setelah ditentukan, barang-barang seserahan akan diletakkan dalam nampan-nampan yang berjumlah genap, biasanya maksimal berjumlah 12 nampan.

Lazimnya barang-barang seserahan ini sebagian dikembalikan lagi pada keluarga pengantin pria. Bila keluarga pengantin wanita mengambil seluruh barang yang ada, artinya mereka menyerahkan pengantin wanita sepenuhnya pada keluarga pengantin pria dan tidak akan ada hubungan lagi antara si pengantin wanita dan keluarganya. Namun, bila keluarga pengantin wanita mengembalikan separuh dari barang tersebut ke pihak pengantin pria artinya keluarga wanita masih bisa turut campur dalam keluarga pengantin

Barang-barang Sangjit biasanya terdiri dari:

  • Alat-alat kecantikan dan perhiasan untuk pengantin wanita.
  • Pakaian/kain untuk pengantin wanita.
  • Uang susu (ang pao) dan uang pesta(masing-masing di amplop merah).
  • Tiga nampan masing-masing berisi 18 buah (apel, jeruk, pear, atau buah yang manis sebagai lambang kedamaian, kesejahteraan dan rezeki).
  • 2 pasang lilin merah yang cukup besar diikat pita merah, sebagai simbol perlindungan untuk menghalau pengaruh negative.
  • Sepasang kaki babi (jika tidak ada dapat diganti dengan makanan kaleng, ditambah 6 kaleng kacang polong).
  • Satu nampan berisi kue mangkok berwarna merah sebanyak 18 potong sebagai lambangkelimpahan dan keberuntungan.
  • Satu nampan berisi dua botol arak atau sampanye. Pihak pengantin wanita mengambil seluruhnya dan ditukar dengan dua botol sirup merah.

Memang agak sedikit repot namun ini merupakan ciri khas atau kultur yg menarik untuk dijalani, toh menikah cuma sekali seumur hidup, kenapa ga juga dicoba yg menarik seperti, bisa jadi bahan cerita untuk anak dan cucu kita nantinya.

Setelah membeli barang-barang tersebut kita berjalan menuju pasar petak sembilan dimana yah seperti pasar biasa namun ada Cina disini sangat kental sekali, dari pasar tersebut kita menyeberang jalan menuju gedung yg di dalamnya adalah pusat pertokoan, kita membeli kue mochi yang baru saja selesai dibuat, 4 buah Rp. 15.000, cukup masuk akal harganya. Karena pada saa itu matahari masih terik sekali, maka kami memutuskan untuk mencoba untuk makan es campur dan es kelapa muda, cukup menyegarkan dan membuat dahaga lega, namun kita harus berhati-hati bila mau makan disini, cukup jorok juga sih, dimana tempat sampah dekat sekali dengan meja makan, dan saya rasa tempat ini sangat kurang higienis, namun memang cukup enak juga makanan disini, dan untuk informasi aja, tempat ini banyak sekali ygn menjual makanan non-halal jadi mesti tanya dulu sebelum membeli ya…

ya udah sekian dulu cerita weekend saya…

Cheers,

 

J



Political Issues
April 8, 2009, 2:16 am
Filed under: Current Affairs

Dear Readers,

Welcome back to my blog, it’s been a while since the last time I wrote. Yup almost 3 weeks if I’m guessing right. A lot of have happen during those 3 weeks, from ordinary ones to extra-ordinary ones. Today is the 8th of April 2009, tomorrow we will have an election for legislative department in the government which I may say kinda awkward, I only received a piece of paper to prove that I can elect, that is not my concern yet.

The biggest concern from my side that this election is different from years a go, where people only elect the party and the party will send their people to sit in the government, now we can directly elect the person, the problem is, WHO IS THE PERSON? That question always cross my mind during campaign, who is going to be the person that will sitting in the government who represent our territory? I don’t even know the man or woman. I don’t know the background. I don’t know whether the person is criminal, psychopath, or even don’t know anything about government itself.

Well if you may say, disturbing issue also coming from the other side where people elect the party or person who gives the more money than other party, I don’t this kind of stuff still going on in these days or not, hope it’s not.

Coming to the representation in the government again, as you some may already know, most of them also coming from the entertainment world, which we assume they have the capability to at least thinking upfront, well they can act well (or not) and also they are a public figure which some people may have listen to this guys. Well may have your attention please, please elect the one that have capability, don’t choose because you know the guy from the outside, or maybe because they are your neighbour or maybe because the money politic is very strong.

Well probably this issue will always be the main topic or headlines in the news, blogs, networking websites, radios or even religious places, nevertheless, we as the young people have to make sure that our future is lead by the people that confident, determination, capability and also responsible.

That’s all from my, hope I can write again at the soonest…

Cheers,

J



Hello world!
March 20, 2009, 8:43 am
Filed under: Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!



Penawaran Dari Bank dan Asuransi
March 19, 2009, 11:43 pm
Filed under: Complaints

Dear Readers,

Mungkin pengalaman di telepon kartu kredit untuk ketelatan pembayaran, upgrade status, upgrade limit, dll sudah sering kita terima sehari-harinya, namun hal tersebut terjadi dikarenakan kita terlibat dalam pemakaian sehari-hari, lha kita yg pake kok ga mau tanggung jawab, hehehehe…

Saya ingin bercerita mengenai apa yang terjadi 2 hari belakangan ini, saya di-telepon dari pihak Bank Mega dan mereka menawarkan untuk pembuatan kartu kredit dengan free iusan tahunan. Karena saya lagi sibuk kemudian saya tolak dengan halus kalau saya tidak bisa berbicara pada saat itu, namun ini yg menjadikan saya cukup emosi, sang perempuan yg menawarkan kartu kredit ini sangat memaksa dan berbicara tanpa henti seakan-akan mereka adalah rajanya, karena sudah terlampai emosi saya langsung menutup telepon tersebut tanpa basa-basi… annoying… yes very annoying…

Pada hari yang sama dan jam berbeda, saya kembali di-telepon oleh seorang pria dari BNI menawarkan AcademiCash, yg notabene adalah tabungan harus sekitar 180rb-an sebulannya, yg dijelaskan oleh dia kalau dana ini bisa dipakai untuk biaya sekolah di kemudian hari, serta dia memberikan ilustrasi kalau biaya pendidikan mahal sekali, dikatakan bahwa biaya kuliah di universitas yang cukup terkenal untuk sekarang ini minimum 25juta rupiah dan akan meningkat menjadi 125juta dalam 5 tahun ke depan. Dikarenakan saya merasa terganggu lalu saya menjawab kepada dia darimana data tersebut diambil, karena 2 tahun yang lalu saya bayar kuliah untuk pertama kali saja sudah 26juta, gimana bisa tahun ini 25juta? Dan gimana bisa biaya kuliah 5 tahun lagi menjadi 125juta, ga mungkin bener kan, yand ada malah lebih dari itu. Singkat cerita saya menolak dan mengatakan tidak tertarik sama sekali, lalu saya langsung menutup telepon tersebut. So annoyed to this people… 

Keesokan harinya dari BNI telepon kembali dan tetap keukeuh menawarkan AcademiCash, dan saya juga tetep keukeuh dengan pendirian saya, bahwa saya tidak tertarik sama sekali, dan dia menanyakan kenapa saya tidak tertarik? Lalu saya bilang kalau saya tidak tertarik saja, apa yang dia bilang tetap saja saya tidak tertarik. Namun sang lelaki ini tetap menjelaskan tujuan dari AcademiCash, dengan sangat menyesal saya langsung menutup telepon tersebut tanpa ada basa-basi… Again.. annoyed… 

Para pembaca mungkin pernah beberapa kali terjadi seperti ini, dan tentu saja sangat terganggu dengan apa yang mereka tawarkan, karena Anda dalam keadaan sibuk dan tidak bisa berlama-lama di telepon. 

Saran saya kepada pihak yang terkait :

1. Target : Cari dulu siapa yang membutuhkan dana atau tawaran tersebut, jangan asal telepon dan mengasumsi semua orang membutuhkan.

2. Empati : Harap para telemarketer tersebut di-trained bukan hanya cara bicara namun empati kepada orang yg ditawarkan, bilamana orang tersebut tidak tertarik ya sudah jangan diteruskan.

3. E-mail : Lebih baik mengeluarkan newsletter daripada mengeluarkan uang untuk biaya telepon yang notabene lebih irit

4. Roadshow : Buatlah roadshow dan mulailah berikan product knowledge agar masyarakat tahu keuntungan dan kerugiannya. 

Saya pikir beberapa saran saya bisa dilakukan apabila pihak-pihak yang terkait mau melakukannya, dana sudah tersedia, human recources juga sudah ada, tinggal just do it… 

Cheers… 

J



Kelemahan Sistem di Perusahaan Besar
March 18, 2009, 8:08 pm
Filed under: Complaints

Dear Readers,

Udah lama nih ga bikin blog, semalem kepikirin pengen certa mengenai kelemahan sistem para perusahaan besar dan didukung dengan dana yg besar. 

Pagi ini kakak saya telepon saya dengan nada tergesa-gesa dan kebingungan, dia bilang beberapa channel di saluran tv cable langganan kami hilang secara misterius alias tidak muncul. Dia menjelaskan beberapa channel seperti AXN, Star World, E! Entertainment, Discovery Travel & Living. dan Asian Food Channel tidak muncul. Untuk informasi, saya telah berlangganan tv cable kurang lebih satu tahun yang lalu dengan mengambil paket 2in1, paket yang saya ambil ini adalah TV Cable 33 dan Fastnet 384 Kbps. 

Di dalam TV Cable 33 memang tidak mencakup beberapa saluran yang sebutkan diatas tadi, namun hampir satu tahun ini saya tetap mendapatkan channel-channel tersebut. Keuntungan bagi saya tentunya. 

Pagi ini juga saya langsung menghubungi Customer Service (Irma, Welly dan Undari) untuk mengetahui lebih jelasnya kenapa hal ini bisa terjadi, namun jawaban yang saya terima cukup mengejutkan, yaitu “Kebocoran Sistem”, aneh, saya berpikir, bila sebuah perusahaan besar saja seperti mereka bisa kebocoran sistem apalagi perusahaan-perusahaan yang lain? 

Diberikan penjelasan seperti itu lalu saya mulai melakukan investigasi melalui website mereka, dan kemudian saya mengambil keputusan untuk men-upgrade TV Cable saya menjadi TV Cable 66 dengan tambahan sekitar Rp. 60.000,- perbulannya. Dan dikatakan dalam waktu 3 jam program yg saya terima akan ter-update dan kembali normal. 

Ini adalah sebagian dari kelemahan sistem di Perusahaan besar di Indonesia, ada satu cerita lagi mengenai salah satu provider telepon di Indoensia (Excelcom). Pada malam hari pacar saya mendapatkan SMS dari XL yg mengatakan bahwa tagihan teleponnya sudah mendekati waktunya, dan bila tidak dibayar akan segera diputus namun bila sudah membayarkan harap abaikan sms tersebut. 

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah mungkin muncul sms tersebut bila pembayaran yg dilakukan pacar saya menggunakan direct debit kartu kredit yg notabene limit dari kartu tersebut masih ada sekitar 4-5 juta (ini sudah dikonfirmasi dari pihak kartu kredit). Lalu pacar saya segera menghubungi customer service XL dengan nomor 817 (bayar Rp. 350/telepon), pada saat telepon pertama tiba2 diputus pada saat sedang menunggun customer servicenya, lalu telepon kedua diangkat dengan seorang pria, setelah diceritakan masalahnya lalu pria tersebut menjawab dengan ringan sekali “Mungkin kita salah SMS bu, harap abaikan saja”, lalu saya berpikir WHAT THE F*ck, ini sungguh kejadian yg sangat menggangu sekali karena untuk sebuah perusahaan yg notabene besar, dan merupakan telkomunikasi mestinya bukan jawabab tersebut yg didapat apalagi kita bayar lho untuk mendapatkan jawaban tersebut. 

Namun itu semua sudah terjadi apa boleh buat toh kita sudah mendapatkan jawaban yg meskipun kurang memuaskan. 

Ini merupakan pelajaran buat kita semua, meskipun itu perusahaan besar atau kecil tetap saya mereka mempunyai celah dimana kesalahan bisa terjadi, eiher it’s human error or system error. Jadi jangan menjadi sombong dan cuek dengan masalah tersebut. 

Mudah2an cerita saya ini berguna bagi pembaca disini, saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya… 

Cheers… 

J



Menyetir Di Indonesia
November 4, 2008, 8:17 pm
Filed under: Current Affairs

Dear Readers,

Pernah ga merasakan ngerinya nyetir di Ibukota tercinta ini? Terutama pada jam2 sibuk dimana orang2 buru2 ke kantor dan melakukan kegiatannya masing.

Well been there done that, semuanya jadi gila, orang terhormat, orang berpendidikan, orang kaya, orang pintar, eksekutif muda, sopir angkot, sopir bajaj, sopit bus, semuanya jadi sama rata di jalanan ini. Kena macetnya sama, kena ramenya sama dan lain lain deh.

Nah karena kesamaan itu pula lha yg membuat orang kaya dengan Toyota Camrynya memotong jalur orang lain ato orang kaya dengan Mercedez-Benz S500 menyerempet angkot ato bus. Dimana kesopanan, tenggang rasa dan budaya antri penduduk Jakarta ya?

Jangan bilang karena macet semuanya berubah, well welcome to the capitol, semua negara besar, dan kota besar mempunyai masalah yang sama, macet pada jam2 berangkat kantor, tp itu bukan menjadikan orang2 tersebut asal aja kalo nyetir.

Please donk penduduk Jakarta, dewasalah, sopanlah, bertenggang rasalah, jangan mau disamakan dengan sopir angkot, sopir metromini, sopir kopaja ato sopir bus, kalian mampu beli mobil ato at least nyetir mobil pasti kalian mampu untuk bersikap seperti manusia yg beradab donk…



What City??
July 30, 2007, 12:02 am
Filed under: Travel
Your Brain is 73% Female, 27% Male
Your brain leans female
You think with your heart, not your head
Sweet and considerate, you are a giver
But you’re tough enough not to let anyone take advantage of you!


Breakfast
December 12, 2006, 6:29 pm
Filed under: Eating
This morning I had my breafast very well, with 2 slices of bread, 2 eggs and a cup of orange juice…. mmm yummy….
Many people said that breakfast is very important for your body and brain… isn’t it true?
Sarapan pagi memang penting… khususnya untuk orang yang mempunyai sakit maag, sarapan mampu membuat asam lambung menjadi netral pada waktu menunggu makan siang.
Memang kadang dengan kesibukan orang setiap harinya membuat kita jarang sarapan pagi. Justru inilah kesalahannya, sarapan itu membuat otak kita bekerja lebih maksimal dan membuat tubuh kita menjadi lebih ber-energi di kala bekerja atau berkativitas.
Sarapan mulu yang diomongin… kan orang jadi pada lapar nih yg baca blog ini…  heheheheh maap deh klo gitu… jadi kita tetep pada topik yang diatas aja yaitu SARAPAN / BREAKFAST – tetep !!!
Jadi intinya kan udah pada tau klo kita klo bisa jangan sampai gak sempet sarapan karena dengan sarapanlah kita menjadi lebih maksimal dalam beraktivitas… Remember guyss…. !!!


Poligami
December 11, 2006, 10:56 pm
Filed under: Current Affairs
Duuh poligami menjadi salah satu idol artis kita saat ini, negara ini udah sangat terperosok ke dalam lubang yg makin dalam setiap harinya.
Tokoh yang tadinya di-agung agungkan kini mulai dibenci masyarakat yang mendengar beritanya… bukankah pologami dilakukannya karena kita ingin menafkahi orang yg tidak mampu? Kok malah mencari istri muda yang masih peret???? Are you out of your mind???
Muka sih emang gak berdosa… tapi kelakuannya kayak dedemit aja.
Huh… dunia ini mo dikemanain ya? semua orang berlomba untuk mempunyai banyak… emangnya yang satu di rumah udah abis? udah kering? udah kempes? masih ada kan? ya udah abisin dulu aja… klo emang blom abis ya jangan gonta-ganti.
Sayang ya klo kita mesti terperosok di saat kita lagi di atas, masalah poligami ini udah ada sejak dari jaman dulu… dimana wanitanya juga masih belom mengerti yg namanya hak asasi. Klo sekarang terjadi seperti itu semestinya lelaki malu, kok makin berpendidikan malah keliatan seperti terbelakang?
Dulu waktu jaman2nya RUU APP banyak yg setuju dan juga banyak yg tidak setuju. Sekarang kok poligami malah keliatan disahkan saja? Kemana donk hati nurani pejabat2 kita? Kok serasa negara ini mo dijadikan sarang poligami di asia?
Emangnya gak cukup 1 orang untuk 1 orang? It’s easier to manager something like that actually… you do not need more power to control someone… imagine if you have 2 wifes? what kind of power you can use to control them so that they can live happily ever after?
Kita tinggal menunggu aja lha kira2 Presiden kita Pak SBY mau menjalankan negara ini seperti apa? Backwards? or Onwards?